Gerakan perlawanan Hamas memperingatkan Israel atas
tindakannya yang dianggap telah melanggar hak-hak para tawanan di dalam
penjara. Salah satunya adalah memaksa menggeledah para tawanan dengan
membuka pakaianya.
Tindakan tersebut adalah bukti dari kekejian
dan sikap pengecut Israel dan rendahnya moral mereka. Pernyataan ini
dikeluarkan Hamas menanggapi serbuan yang dilakukan satuan khusus Zionis
yang senantiasa mengintimidasi para tawanan di penjara militer Ramon.
Mereka
memaksa para tawanan menanggalkan pakaianya, sambil menyemprotkan gas
serta pentungan. Aksi seperti ini tidak akan mengendurkan sikap para
tawanan dalam perjuanganya membela hak-hak mereka di dalam penjara.
Hamas
menegaskan, masalah tawanan akan tetap menjadi prioritas utama
gerakanya dan akan terus berjuang untuk membebaskan seluruh tawanan
Palestina dari penjara Israel.
Dalam pada itu, Hamas menyerukan
lembaga-lembaga HAM menjalankan kewajibanya terhadap masalah kemanusiaan
yang sering kali dilanggar Zionis. Ia mengecam sikap diam dunia dan
Negara-negara Arab atas semua pelanggaran ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar